Minggu, 28 Maret 2021

SENAM LANTAI

 

Pengertian Senam Lantai Secara Umum


Pengertian senam lantai adalah salah satu cabang dari olahraga senam yang dilakukan di atas lantai atau lapangan dengan beralaskan matras..

Pengertian Senam Lantai Menurut Para Ahli


Soekarno Wuryati


Pengertian senam lantai menurut Soekarno Wuryati (2014:110) merupakan gerakan atau belntuk latihan yang dilakukan diatas lantai dengan beralaskan permadani atau sebangsanya sebagai alat yang dipergunakan.

eknik Dasar Senam Lantai/Jenis Gerakan Senam Lantai


Adapun teknik senam lantai memiliki banyak variasi gerakan. Berikut jenis-jenis gerakan senam lantai dan bagaimana cara melakukannya.

1. Guling Depan (Forward Roll)

Guling Depan (Forward Roll)

Pada dasarnya teknik ini adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, pinggang, punggung, dan panggul bagian belakang). Teknik melakukannya seperti berikut.

  1. Dari sikap jongkok, kaki dirapatkan, lekatkan lutut ke dada tangan menumpu di depan ujung kaki kurang lebih 40 cm.
  2. Bengkokkan tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepada dagu sampai ke dada.
  3. Dilanjutkan berguling ke depan, ketika panggul menyentuh matras peganglah tulan kering dengan tangan menuju ke posisi semula yaitu jongkok.


Kesalahan umum yang sering dilakukan ialah

  • tumpuan tangan tidak tepat, 
  • tumpuan tangan kurang kuat, 
  • saat tangan dibengkokkan bukan bahu yang diletakkan di matras, tetapi kepalanya, 
  • gerakan roll tidak lancar 
  • dan lain-lain.


2. Guling ke Belakang (Backward Roll)

Guling ke Belakang (Backward Roll)


  1. Sikap permulaan jongkok, tangan ke depan, kaki rapat.
  2. Kepala ditundukkan, kaki menolak ke belakang.
  3. Pada saat panggul mengenai matras, kedua tangan dilipat di samping telingan, telapak tangan menghadap ke atas siap untuk menumpu.
  4. Kaki diayunkan ke belakang melewati kepala, tangan menumpu di matras.
  5. Kemudian tangan menolak kuat dan kaki dilipat sampai ujung kaki mendarat ke sikap jongkok.


3. Hand Stand Roll

Hand Stand Roll


  1. Sikap permulaan berdiri, angkat kedua tangan ke atas bersamaan dengan mengangkat kaki kanan atau kiri, pandangan ke depan bawah.
  2. Kaki kanan bengkok menolak bersamaan dengan badan rebah ke depan, tangan menumpu di bawah bahu, kaki kiri diayunkan ke arah vertikal.
  3. Berat badan seluruhnya berpindah ke tangan, segera kedua kaki rapat lurus ke atas. Pandangan ke arah depan titik sejauh 30-40 cm.
  4. Setelah sikap hanstand benar, maka tekuklah lengan, kepala dilipat. Setelah pundak mendarat dilanjutkan roll depan.


Kesalahan umum yang biasa dilakukan ialah

  • tangan menumpu bengkok, 
  • bahu terlalu menjulur ke depan, 
  • kepala tunduk, 
  • tangan menumpu terlalu jauh, 
  • ayunan dan tolakkan kaki kurang kuat atau terlalu kuat.


4. Split depan dan Split Samping

Split adalah salah satu elemen dalam senam lantai. Elemen ini sangat penting sebab membutuhkan tingkat kelenturan yang tinggi. Cara melakukannya:

  1. Kedua kaki dalam posisi terbuka atau terlentang ke depan sehingga menempel dan sejajar dengan lantai atau matras, badan dan kepala menghadap ke ujung kaki, tangan direntangkan.
  2. Masih dalam posisi kedua kaki menempel pada lantai, hanya kemudian badan diputar ke samping sehingga posisi kedua kaki tidak lagi di depan melainkan ke samping badan.

plit adalah salah satu elemen dalam senam lantai. Elemen ini sangat penting sebab membutuhkan tingkat kelenturan yang tinggi. Cara melakukannya:

  1. Kedua kaki dalam posisi terbuka atau terlentang ke depan sehingga menempel dan sejajar dengan lantai atau matras, badan dan kepala menghadap ke ujung kaki, tangan direntangkan.
  2. Masih dalam posisi kedua kaki menempel pada lantai, hanya kemudian badan diputar ke samping sehingga posisi kedua kaki tidak lagi di depan melainkan ke samping badan.


5. Keseimbangan

Keseimbangan


  1. Berdiri dengan salah satu kaki direntangkan ke belakang hingga tegak lurus dengan badan, tangan direntangkan.
  2. Badan diputar kesamping, tangan masih terlentang hingga tegak lurus dengan matras, dan juga masih berdiri dengan salah satu kaki, seperti membentuk huruf T.
  3. Badan dipuar kembali hingga menghadap keatas, masih membentuk huruf T.


6. Meroda (Cartwheel)

Meroda (Cartwheel)

Meroda adalah gerakan berputar seperti roda, dua lengan dan dua tungkai adalah merupakan jari-jari. Teknik gerakannya:

  1. Berdiri menyamping kiri dengan lengan dan tungkai melebar lurus seperti jari-jari sebuah roda. Pandanglah ke bawah melihat matras.
  2. Goyangkan badan ke kanan dan angkat kaki kiri ke atas letakkan kaki kiri ke samping. Dengan momentum gerak pinggang dilipat letakkan tangan kiri di samping kaki kiri dengan jarak kurang lebih 60 cm.
  3. Ayunkan kaki kanan ke atas dan diikuti kaki kiri menolak.
  4. Pada saat hampir membentuk posisi handstand, letakkan tangan kanan ke samping tangan kiri dengan jarak  selebar bahu, tangan dan kaki lurus dan kepala tegak.
  5. Pada saat posisi handstand kaki kanan di ayun turun mendarat diikuti dengan kaki kiri, bersamaan dengan tolakkan tangan sehingga dapat mendarat berdiri menghadap ke arah semula.

7. Sikap Kayang


Kayang adalah sebuah gerakan senam lantai, sikap kayang yang sempurna dengan posisi tubuh melengkung terangkat dan menghadap ke atas dengan tumpuan kedua telapak tangan dan kaki.

Posisi kepala berada diantara kedua tangan, menatap lurus kedepan dan posisi kepala terbalik. Jarak antara kaki dan tangan tidak terlalu jauh atau terlalu dekat.

Ada berbagai macam cara melakukan gerakan kayang , yaitu dengan sikap berdiri, posisi tidur, dengan dinding, dengan bantuan teman.

Baca selengkapnya: Sikap atau Gerakan Kayang dan Cara Melakukannya

8. Sikap Lilin


Sikap lilin merupakan gerakan yang dilakukan di atas matras dengan kaki tegak berada di atas sedangkan kepala berada di bawah sehingga mirip lilin.

Tujuan melakukan sikap lilin adalah untuk melatih keseimbangan tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat.

Cara melakukan sikap lilin yang benar adalah:
  1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah tidur terlentang dan kedua kaki lurus rapat, sedangkan kedua tangan lurus berada di samping kanan dan kiri.
  2. Pandangan lurus keatas, setelah itu angkat kedua kaki dan pinggul dibantu dengan menggunakan kedua tangan untuk dorongan kaki ke atas. Kaki harus rapat dengan didorong menggunakan tangan yang berbentuk seperti siku. Pastikan jika kaki dan pinggul kalian lurus, setelah itu jaga keseimbangannya.
  3. Saat melakukan pendaratan atau menurunkan kaki secara perlahan, hal tersebut agar tidak terjadi cedera.

9. Headstand


Headstand adalah posisi berdiri kepala di bawah dengan ditopang oleh kedua tangan yang membentuk segitiga.

Gerakan headstand merupakan turunan dari gerakan handstand yang membutuhkan konsentrasi dan koordinasi yang lebih tinggi sehingga mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi pula.

Cara melakukan gerakan headstand yang benar adalah:
  1. Bungkukkan badan dengan dahi dan kedua tangan bertumpu pada lantai.
  2. Pastikan dahi dan kedua tangan membentuk segitiga sama sisi.
  3. Taruh kepala pas di depan bentuk segitiga.
  4. Jalankan kaki pelan-pelan ke depan.
  5. Ketika tulang punggung sudah lurus, kuatkan otot perut, tarik nafas, angkat 1 kaki lurus ke atas, lalu kaki yang lainnya ke atas.

10. Salto (Summersault)


Salto adalah gerakan berguling di udara, salto bisa dilakukan kedepan ataupun kebelakang.

Adapun langkah-langkah untuk melakukan salto ini adalah:
  1. Langkah awal yang harus dilakukan berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Kemudian melangkahlah beberapa kali atau jika perlu berlarilah, sebelum lekaukan tolakan sekuat tenaga.
  3. Ayunkan tangan ke bawah saat melakukan tolakan untuk memberikan dorongan tambahan.
  4. Saat badan melayaang di udara, lipat tangan ke arah lutut dan tundukkan kepala.
  5. Setelah badan berputar 360 derajat, luruskan tungkai untuk pendaratan.
  6. Tangan diangkat ke atas.
  7. Posisi akhir adalah berdiri tegak kembali. Gunakan tangan untuk keseimbangannya.

11. Lompat Harimau 


Lompat harimau adalah gerakan yang mirip dengan harimau yang sedang menerkam.

Cara melakukan gerakan lompat harimau adalah:
  1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus ke samping.
  2. Menggunakan papan tolakan, melompatlah kedepan dengan lengan diayunkan ke atas.
  3. Saat tubuh melayang di udara, lentingkan badan dan lipat lutut di depan dada.
  4. Luruskan tungkai sesaat sebelum mendarat.
  5. Posisi akhir adalah jongkok lalu berdiri.

12. Lompat Jongkok


Lompat jongok adalah gerakan lompatan dengan menggunakan peti lompat dengna posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat.

Berikut cara melakukan/langkah-langkah lompat jongkok:
  1. Posisi awal adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Mulailah berlari dengan posisi badan agak condong ke depan.
  3. Lakukan tolakan sekuat tenaga pada papan tolakan dengan menggunakan kedua kaki.
  4. Ayunkan lengan ke arah depan sementara posisi tubuh tetap diluruskan dan tungkai dibuka.
  5. Mendaratlah dengan kaki dan tubuh menuju posisi jongkok sementara itu tangan direntangkan ke atas.
  6. Posisi akhir adalah jongkok lalu berdiri.

13. Lompat Kangkang


Lompat kangkang adalah jenis lompatan dengan melewati di atas peti dengan posisi kaki terbuka lebar ke kanan dan ke kiri.

Untuk melakukan lompat kangkang adalah sebagai berikut:
  1. Lari secepat mungkin ke arah papan dengan badan agak condong ke depan.
  2. Kedua kaki menolak pada papan tolakan dengan sekuat tenaga disertai ayunan lengan ke bawah dan ke depan, badan lurus dan tungkai dibuka.
  3. Pandangan fokus ke peti lompata.
  4. Pada saat kedua tangan menyentuh peti loncat, segera tolakkan kedua tangan dengan sekuat-kuatnya. Badan lurus dengan kedua tangan direntangkan.
  5. Pendaratan dilakukan dengan ujung kaki, lutut mengeper dan kedua tangan lurus ke atas.


Manfaat Senam Lantai

 

Banyak manfaat yang didapatkan setelah melaukan gerakan senam lantai dengan benar. Manfaatnya yaitu:

  1. Menjaga kebugaran tubuh
  2. Kesehatan tubuh lebih terjaga
  3. Memperbaiki bentuk tubuh yang kurang proposional
  4. Mengurangi berat badan
  5. Tubuh menjadi lebih lentur
  6. Sebagai proses dalam pembentukan tubuh
  7. Tinggi badan menjadi bertambah
  8. Membantu dalam penguatan tulang
  9. Proses dalam melentukan bahu
  10. Meningkatkan kepercayaan diri.


Peraturan Senam Lantai


Peralatan 

Ukuran alat untuk Putera:


  • Floor exercise (lantai): ukuran 12 x 12 m
  • Pommel horse (kuda-kuda pelana): panjang 1,60 m dan tinggi 1,10 m
  • Rings (gelang-gelang): tinggi 2,55 m dan jarak 0,50 m
  • Horse vault (kuda-kuda lompat): panjang 1,60 m dan tinggi 1,35 m
  • Parallelbar (palang sejajar): panjang 3,50 m, jarak 0,48 - 0,52 m dan tinggi 1,75 m.
  • Horizontal bar (palang tunggal): panjang 2,40 m dan tinggi 2,55 m.


Ukuran alat untuk Puteri:


  • Horse vault (kuda-kuda lompat): panjang 1,60 m dan tinggi 1,20 m
  • Uneven bars (palang bertingkat): panjang 2,40 m, tinggi palang bawah 1,50 dan tinggi palang atas 2,30 m
  • Balance beam (balok keseimbangan): panjang 5,00 m dan tinggi 1,20 m
  • Floor exercise (lantai): ukuran 12 x 12 m


Peraturan umum Senam lantai

Kejuaraan beregu (Kompetisi I)


  • Setiap regu terdiri dari enam (6) pesenam baik putera ataupun puteri.
  • Terdiri dari rangkaian wajib dan rangkaian pilihan, pada putera ada enam alat, sedangkan puteri empat alat.
  • Juara beregu adalah regu dengan jumlah nilai terbanyak, dari jumlah 5 pesenam terbaik pada masing-masing alat untuk rangkaian wajib dan rangkaian pilihan.
  • Nilai maksimum untuk putera= 12 nomor pertandingan x 50 = 400 (wajib dan pilihan) 4 nomor pertandingan x 50 = 200 (pilihan).


Kejuaraan perorangan serba bisa (Kompetisi II)


  • Peserta finalis diambil dari 36 pesenam terbaik dari hasil kompetisi I, atau 1/3 dari jumlah peserta.
  • Dibatasi tiga pesenam dari tiap negara/daerah.
  • Hanyak melakukan rangkaian pilihan: untuk putera 6 alat sedangkan puteri 4 alat.
  • Juara perorangan serba bisa adalah pesenam dengan jumlah nilai terbanyak dari nilai rata-rata Kompetisi I (Wajib dan pilihan), ditambah dengan nilai kompetisi II pada seluruh alat.
  • Nilai maksimum untuk putera = 120, untuk puteri = 80.


Kejuaraan perorangan per alat (Kompetisi III)


  • Peserta finalis diambil dari 8 pesenam terbaik dari hasil kompetisi I pada alat tersebut.
  • Dibatasi 2 pesenam dari tiap negara/daerah, dan hanya 3 alat yang boleh diikuti oleh pesenam.
  • Hanyak melakukan rangkaian: untuk putera 6 alat dan untuk puteri 4 alat.
  • Juara perorangan per alat adalah pesenam dengan jumlah nilai tebanyak dari nilai rata-rata pada kompetisi I ditambah dengan nilai kompetisi III pada masing-masing alat.
  • Untuk nilai maksimum baik putera ataupun puteri = 20.


Minggu, 07 Maret 2021

KEBUGARAN JASMANI

 Anak- anak kita belajar hari ini , baik lah silakan pahami materi sebagai berikut : 

Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan. Setiap orang membutuhkan kebugaran jasmani yang baik agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan efektif dan efisien tanpa mengalami kelelahan. Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Makin tinggi derajat kebugaran jasmani seseorang maka makin tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Selain berguna untuk meningkatkan kebugaran jasmani, latihan kondisi fisik merupakan program pokok dalam pembinaan siswa untuk berprestasi dalam suatu cabang olahraga.


Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan sebagai:

  • Sehat, ialah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala gangguan penyakit.
  • Bugar, ialah bentuk kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari secara maksimal, dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan lain tanpa merasakan kelelahan.

Hakikat Kebugaran Jasmani yakni ialah hal yang diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya seperti saat kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.

Konsep Kebugaran Jasmani

Kebugaran Jasmani bukan hanya menggambarkan kesehatan. Melainkan bagaimana cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari.

Ada 3 hal penting dalam kebugaran jasmani, yakni :

  1. Fisik,yakni hal yang berkaitan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, yakni hal yang berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru.
  3. Respon Otot, yakni hal yang berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, serta kekuatan tubuh.

Kebugaran jasmani yang diperlukan oleh setiap orang tentunya berbeda-beda, tergantung sifat tantangan fisik yang dihadapi.

Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani

Di bawah ini adalah unsur-unsur kebugaran jasmani beserta penjelasan atau pengertian dari setiap unsur kebugaran jasmani dan bentuk latihannya, sebagai berikut :

1. Kelincahan

Kelincahan adalah kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kanan ke kiri.

Kelincahan sangat dibutuhkan dalam pertandingan sepak bola dan bulu tangkis. Cara latihannya dengan  lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.

2. Kekuatan

Kekuatan merupakan kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban pada saat bekerja. Kekuatan otot bisa didapatkan dengan latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit.

Bentuk latihan kekuatan:

  • squat jump, ini untuk melatih kekuatan otot tungkai dan perut.
  • angkat beban, ini untuk melatih kekuatan otot lengan
  • baak up, ini untuk melatih kekuatan otot perut
  • push up, ini untuk melatih kekuatan otot lengan.
  • sit up, ini untuk melatih kekuatan otot perut.

3. Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan merupakan kemampuan seseorang dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran.

Seperti permainan olahraga memanah, bowling dan sejenisnya. Cara latihan untuk melatih ketepatan yaitu melempar bola pada keranjang dan masih banyak lagi.

4. Daya Tahan

Daya tahan merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien dalam melakukan segala kegiatannya.

Cara latihan yang manfaatnya dapat meningkatkan daya tahan:

  • lari multistage
  • lari 2,4 km
  • lari 12 menit
  • lari naik turun bukit

5. Koordinasi

Koordinasi adalah kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif.

Cara latihannya yaitu memantulkan bola ke tembok menggunakan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat serta konsentrasi yang tinggi.

6. Daya Otot

Daya otot merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu yang singkat.

Cara latihan yang digunakan:

  • Vertical jump, gunanya melatih daya ledak otot tungkai.
  • Side jump, gunnya melatih daya ledak otot tungkai & paha.
  • Front jump, gunanya melatih kemampuan otot betis & tungkai.

7. Keseimbangan

Keseimbangan adalah kemampuan dalam mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan tubuh dengan baik.

Olahraga yang mengandalkan keseimbanganu seperti Senam dan loncat indah. Keseimbangan dapat dilatih dengan beberapa macam latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan sejenisnya.

8. Kecepatan

Kecepatan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu yang singkat.
Bentuk latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan ialah berlari sejauh jarak 50-200 meter.

9. Daya Lentur

Daya lentur lebih melihat kepada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau kegiatan yang mengandalkan kelenturan tubuh.

Cara latihan yang bisa melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan berenang.

10. Reaksi

Reaksi adalah kemampuan dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain.

Cara untuk melatih ketepatan reaksi adalah lempar tangkap bola.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Berikut ini beberapa manfaat yg akan didapat dari kebugaran tubuh.

  1. Akan meningkatkan sirkulasi darah & sistem kerja jantung
  2. Dapat mengurangi risiko obesitas
  3. Dapat mencegah penyakit jantung
  4. Dapat menurunkan tekanan darah tinggi
  5. Dapat mengatasi depresi
  6. Akan meningkatkan stamina & kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  7. Akan memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  8. Akan memiliki respon tubuh yang tepat
  9. Akan terhindar dari osteoporosis (tulang keropos)
  10. Dapat meningkatkan energi
  11. Dapat meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, & fungsi jantung.
  12. Dapat mempertahankan serta menyelaraskan kondisi tubuh.
  13. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh
  14. Dapat meningkatkan kelentukan persendian
  15. Dapat meningkatkan kekuatan otot dan kecepatan



AKTIVITAS

 PEMBELAJARAN AKTIVITAS AIR MELALUI RENANG GAYA DADA  Pengertian dan Asal Usul Renang Olahraga renang berbeda dengan olahraga lain karena be...